Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fitriani, Ada apa denganmu ?


Fitriani merupakan salah satu pemain tunggal putri yang pernah menjadi idola di kalangan penggemar bulutangkis dan juga pernah memberikan harapan besar di tahun 2015 di mana kala itu dia berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan peraih emas Indonesia Master 2014 Ardiyanti Firdasari tepatnya di Djarum Superliga Grup C


Tak tanggung-tanggung Fitriani berhasil mengalahkan Firda dalam pertandingan dua set langsung 21-13, 21-12, walaupun timnya yang di belah Fitriani kalah dengan skor 3-2 

Walaupun kalah tetapi kemenangan ini tentu mengejutkan belah pihak Fitri yang merupakan pemain yang masih magang di pelatnas berhasil mengalahkan seniornya yang merupakan salah satu yang berhasil membawa Indonesia berhasil menjadi Runner-up Piala Uber 2008


Baca juga Mengenal Ruselli Hartawan, Peraih Perak Sea Games Filipina 2019

Berawal dari Kakak yang bermain Club Exist Rohmat Abdul Rohman setiap hari membuat Fitriani ingin menjadi seorang atlet badmintonFitriani yang lahir di Garut, 27 Desember 1998 ini sangat mengidolakan Susy Susanti yang sekarang menjadi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi 


Prestasi yang paling di ingat oleh publik ketika dia berhasil menjadi Runner-up Vietnam Grand Prix 2015, bagaimana tidak kala itu Fitriani harus berhadapan pemain yang rangking nya sangat jauh berbeda di bandingkan dirinya 


Di babak pertama Fitriani harus mengalahkan wakil asal Korea Koh EunByeol  peringkat 98 dunia ini berhasil di kalahkan Fitriani dengan pertandingan rubber set 21-16, 15-21, 23-21 

Di babak kedua Fitriani harus menghadapi unggulan pertama asal Thailand Busanan Ongbumrugphan pemain yang pernah di juluki sebagai penerus Racthanok Intanon dan kali ini Fitriani berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan Busanan dengan pertandingan rubber set pula 19-21, 21-19, 21-16 



Dibabak perempatfinal Fitriani harus menghadapi wakil dari Chinese Taipei Lee Chia Hsin dengen pertandingan rubber set 21-14, 11-21, 21-12 

Di babak semifinal Fitriani kembali bertarung and dengan pemain asal Chinese Taipei kali ini Fitriani tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk memenangkan pertandingan, Fitri berhasil mengalahkan Chia Yang Cheng dengan skor 21-19, 21-19

Di Final Fitriani harus tanduk di hadapan pemain asal Jepang Saena Kawakami dengan pertandingan rubber set 24-21, 21-18, 10-21 

Selain mendapatkan Runner-up Vietnam Grand Prix 2014, berikut Gelar yang pernah di raih Fitriani :


  • Juara USM Internasional Challenge 2015
  • Runner up Orleans Internasional Challenge 2016
  • Juara USM Internasional Challenge 2016


Setelah mendapat gelar Juara USM Internasional Challenge 2016 Fitriani bagai kehilangan arah dan tujuannya selama dua tahun dia mengikuti turnamen belum satu pun dia berhasil mendapatkan gelar Juara hingga akhirnya di awal tahun Fitriani berhasil mengebrak Pencinta Bulutangkis dengan menjuarai turnamen Thailand Master Open 2019 


Hal ini kembali membuat Fitriani kembali menjadi harapan tunggal kita setelah sekian lama dia fakum menjadi Juara tetapi lagi dan lagi Fitriani gagal membuat momen penting 

Entah apa yang merasuki seorang Fitriani ?
Dia seperti kehilangan jati dirinya dan sepertinya dia selalu bermain di bawah tekanan karena Kritik dari Nitizen

Kritik dari Nerizen merupakan sesuatu respon ketika tunggal yang kita banggakan harus kalah di babak pertama dan kedua setiap ikut turnamen seperti itu terus menerus

Saya pribadi yang sering melihat sepak terjangnya Fitriani juga kecewa di saat dia main ketika dia berhasil unggul jauh dari lawan ketika itu error' dia terjadi

Yang paling saya ingat ketika Sea Games Filipina 2019 kala itu Tim nasional berhasil mendapatkan perak Sea Games Filipina 2019 di team putri Tetapi Fitriani yang selalu tampil di tunggal pertama tidak berhasil mendapatkan poin satu pun 

Selain mendapatkan gelar tersebut Fitriani juga berhasil mendapatkan Gelar Di Team, berikut gelar yang di dapat Fitriani :


  • Perunggu Kejuaraan Asia 2013
  • Perak Kejuaraan Dunia Junior Bangkok 2013
  • Perak Kejuaraan Dunia Junior Alor Setar 2014
  • Perunggu Piala Sudirman Cup 2015
  • Perunggu Piala Sudirman Cup 2019
  • Perunggu Sea Games Malaysia 2017


Tambahan : 
Ku harap di Tahun hari yang istimewa ini tepatnya tanggal 27 Desember 2019 Fitriani akan memberikan berfoma terbaiknya bersama teman sebayanya Gergoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan bila tidak saya yakin dua di antara mereka akan tersingkir dari Junior mereka yang siap merebut tata mereka

Saya hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun Fitriani dan Ruselli Hartawan semoga dengan kesempatan yang di raih oleh Susy Susanti terutama untuk Fitriani bisa memberikan gebrakan dan motivasi agar prestasi kalian berdua lebih tinggi lagi dan bisa meraih Mendali di Olimpiade Tokyo 2020  

Post a Comment for "Fitriani, Ada apa denganmu ?"