Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Maria Kristin Yulianti peraih perunggu Olimpiade Beijing 2008

 Sumber : Blibi.com

Namanya mungkin tidak begitu di kenali kalangan pencinta Bulutangkis tetapi di tahun 2008 dia merupakan salah satu pemain yang di banggakan PB Djarum karena prestasi yang mungkin sulit di lewati oleh tunggal putri kita untuk sekarang ini

Sumber : bolasport.com

Permainannya yang tenang, lemah lembut tetapi mempunyai dropshot yang sangat sulit di kembalikan dia lah Maria Kristin Yulianti
Pemain tunggal putri yang dulu di bedakan di pelatnas ini berhasil membuat gebrakan setelah mengalahkan Ardiyanti Firdasari di final Sea games 2007 dan berhasil mendapatkan emas

Pemain tunggal putri Indonesia ini pun berlanjut  dan kembali membuat kejutan tepatnya di tahun 2008 dimana Indonesia Open telah di gelar Maria berhasil masuk semifinal dan harus menghadapi pemain senior sekaligus peraih emas olimpiade Athena 2004 Zhang Ning

Sempat menang di set pertama 21-14, di set kedua Zhang Ning berhasil membalaskannya di set kedua 20-22, di set ketiga ini di mana Zhang Ning yang kala itu unggul 18-20 merubah menjadi 22-20 di sini lah ketenangan dan mental Maria berhasil membuat semua berubah malapetaka untuk Zhang ning, dan ini merupakan turnamen Super Series pertama setelah sekian lama pemain tunggal putri masuk final

Perempuan yang lahir di Tuban 25 Juni 1985 ini juga berhasil memasuki semifinal setelah mengalahkan Saina Nehwal, pemain yang mudah yang ingin menciptakan sejarah di India sebagai peraih mendali pertama di India ini tidak mudah Maria kalahkan di set pertama Maria kalah dengan skor 26-28, di set kedua Maria berhasil menemukan petmainanya dan menyelesaikan dengan mudah 21-14, di set ketika ini Maria harus tertinggal cukup jauh 3-11
Maria berhasil mbuat decak kagum para penonton dan komentaror kala itu satu demi satu poin di raih hingga akhirnya Maria berhasil menuntaskan game ketiga dengan skor 21-14

Walaupun tidak di sampai di final Maria Kristin Yulianti harus kalah melawan pemain yang di kalahkan nya waktu Indonesia Open Zhang Ning dalam pertarungan dua set tetapi Maria masih mempunyai kesempatan untuk meraih perunggu setidaknya menjadi pemain yang di kenal dan di kenang sebagai layaknya Susy Susanti dan Mia audina
Maria benar benar membuat Lu LAN menangis di depan pendukungnya sendiri Maria berhasil mengalahkan lu lan dengan rubber set 11-21, 21-13, 21-15

Di lansir dari BWF badminton berikut prestasi yang pernah di raih oleh Queen of rubber set :

  • Runner up Challenge White night 2011
  • QF Vietnam Grand Prix 2010
  • QF Indonesia Open 2010
  • QF Yonex Jepang Super Series 2008
  • QF Vietnam Grand Prix Gold 2008
  • Perunggu Olimpiade Beijing 2008
  • Runner up Djarum Indonesia Open 2008
  • Runner up Uber Cup 2008
  • Juara Cheers Asian Satelit 2008

Saya pribadi tidak tau sampai kapan posisi Maria Kristin akan di sampaikan oleh tunggal putri kita sekarang layak nya Generasi Tunggal Putri kita memang tidak sebagus China 

Kadang kala kalau ada sela waktu aku dan menonton pertandingan beliau saya ingin menangis ketika melihat perjuangannya yang luar biasa walaupun sudah berkali-kali menonton sama saja dan selalu berfikir kapan ya ada tunggal putri seperti dia 

Saya berharap di Natar 3 pemain tunggal putri utama pelatnas ada yang bisa menyamai prestasi beliau 

Post a Comment for "Maria Kristin Yulianti peraih perunggu Olimpiade Beijing 2008"